Akta Perkawinan

admincapil   August 23, 2016   No Comments on Akta Perkawinan

Persyaratan permohonan Akta Perkawinan


  • Mengisi formulir permohonan akta perkawinan (F-2.12)
  • Surat Kawin dari Gereja, Wihara, dan Kawin Adat (Hindu)
  • Fotocopy Kutipan Akta Kelahiran kedua mempelai.
  • Surat Ijin orang tua/wali bagi yang belum berumur 21 tahun bagi calon pria belum mencapai umur 19 tahun bagi calon wanita belum mencapai umur 16 tahun perlu adanya dispensasi dari Pengadilan /Pejabat ditunjuk sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 1 tahun 1974
  • Surat Keterangan belum pernah kawin dari Kepala Desa / Lurah setempat.(Surat Ijin dari Konsulat bagi WNA) yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.
  • Fotocopy Kutipan Akta Kematian / Akta Perceraian jika yang bersangkutan sudah pernah kawin
  • Untuk Perkawinan yang kedua dan seterusnya dilengkapi dengan Penetapan Pengadilan Negeri setempat tentang ijin perkawinan
  • Fotocopy KTP dua orang saksi ( Kelian Banjar Adat dan Kelian Banjar Dinas )
  • Fotocopy KK, KTP-el bagi mempelai (Foto copy passpor bagi WNA)
  • Pas photo berdampingan ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar
  • Ijin Komandan bagi anggota TNI dan POLRI
  • Perkawinan beda agama melampirkan keputusan Pengadilan Negeri.
  • Surat peralihan Agama apabila ada peralihan Agama.
  • STMD bagi WNA

Perkawiann Luar Negeri (Campuran)

  • Mengisi Formulir F-2.13
  • Fotocopy KK + KTP yang bersangkutan
  • Fotocopy KTP Orang Tua
  • Fotocopy Paspor bagi WNA
  • Surat bukti pelaporan dari perwakilan RI setempat
  • Fotocopy Akta Pencatatan Sipil ( Akta Perkawinan ) luar negeri yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah/konsulat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.