Akta Lainnya

admincapil   August 23, 2016   No Comments on Akta Lainnya

Persyaratan Pembuatan Akta Lainnya


Persyaratan permohonan Akta Pengakuan Anak / Pengesahan Anak

Anak yang lahir sebelum orang tuanya mencatatkan perkawinan di Kantor Pencatatan Sipil disebutkan anak luar kawin, atau anak seorang ibu. Pengakuan anak dapat dilakukan oleh Ayah biologis ,apabila Agama yang dianutnya mengijinkan dengan melampiri persyaratan sebagai berikut :

a. pengakuan anak :

  • Mengisi formulir pengakuan anak yang telah disediakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  • Akta Kelahiran anak yang diakui
  • Surat pernyataan pengakuan anak dari ayah biologisnya yang disetujui oleh ibu kandungnya dan diketahui oleh Kepala Desa.
  • Kartu Tanda Pengenal orang tuanya seperti KTP, SKBRI, STMD, Passport

b. Pengesahan anak :

  • dilangsungkan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sewaktu orang tuanya melaksanakan Perkawinan
  • Akta Perkawinan orang tuanya
  • Tanda Pengenal orang tua seperti KTP, SKBRI, STMD, Passport, Tanda Bukti Ganti Nama ( bila sudah ganti nama )

Persyaratan permohonan Pengangkatan Anak

Pengangkatan anak dilakukan oleh keluarga yang sah terhadap anak orang lain dengan persetujuan orang tua / keluarga / pihak yang bertanggung jawab terhadap anak tersebut dan dapat menjamin kehidupannya yang dibuktikan dengan Keputusan Pengadilan Negeri setempat. Kemudian Akta Kelahiran Anak tersebut dicatatkan pinggir pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan menunjukkan :

  • Akta Kelahiran
  • Keputusan Pengadilan Negeri setempat
  • Fotocopy KK + KTP bagi Orang Tua kandung dan yang mau mengangkat anak
  • Akta Perkawinan yang mengangkat

Persyaratan permohonan Salinan Akta Pencatatan Sipil dan Penerbitan Kutipan II

Salinan Akta Pencatatan Sipil dapat diperoleh dengan mengajukan permohonan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dimana akta tersebut dikeluarkan, dimana Salinan Akta Pencatatan Sipil memuat seluruh isi dari Akta tersebut yang memuat jati diri seseorang. Penerbitan Kutipan Akta kedua dan seterusnya dapat dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil apabila ada permohonan dari masyarakat yang Kutipan Akta pertama ( asli ) hilang, rusak, atau musnah dengan pembuktian Surat Keterangan dari pihak yang Berwajib.

Persyaratan permohonan Perubahan Nama

Perubahan Nama dapat dilakukan dengan mengajukan permohonan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setelah mendapat Keputusan Pengadilan Negeri setempat / foto copy Ganti Nama ( bagi WNI keturunan ), dengan menunjukkan :

  • Mengisi formulir permohonan (F-2.41)
  • Akta Pencatatan Sipil yang akan dirubah
  • Keputusan Pengadilan Negeri setempat
  • Foto copy Ganti Nama dan SKBRI bagi WNI keturunan
  • KTP, KK / Passport ( bagi WNA )

Leave a Reply

Your email address will not be published.